Bergaya Lektor


Mengambil nomor undian urut peserta bikin hati deg-deg-an, ini terlihat pada hari Minggu, 19 September 2010 yang lalu di Gereja Santo Barnabas. Anak-anak dari usia 8 – 12 thn dan remaja 13-16 thn termasuk orang tuanya menjadi sangat sibuk saat registrasi lomba membaca Kitab Suci setelah Misa ke-2.

“Biarkan Anak-Anak Datang Kepada-Ku” (Luk 18:16), merupakan tema dari lomba yang dibuka oleh Rm. Jozef Kurkowski, SCJ di ruang Yohanes Paulus II.Beliau menyampaikan “ Anak-anak, nanti jadi lektor yaa…yang rajin membaca Kitab Suci..” Sekalipun hanya harapan tetapi disambut dengan semangat anak-anak peserta lomba. Mungkin terbersit dalam benak mereka,” sekarang masih lektor dadakan tapi ..bagaimana ya?”

Ibarat pepatah “kecil-kecil cabe rawit”, anak-anak tampil dengan anggun layaknya seorang lektor meskipun ada juga yang grogy. Dari mulai berjalan,menghormat ke Altar sampai membaca Kitab Suci.

Beberapa kriteria penilaian mencakup artikulasi vokal, suara dan intonasi (pemenggalan kalimat bermakna), ketepatan membaca / irama, penghayatan serta penampilan / sikap.

Ada yang menarik dari anak-anak peserta, mereka sangat patuh dengan peraturan yang hanya dibacakan satu kali oleh MC, ibu Sisilia ; bahwa selama perlombaan di Gereja harus tertib selayaknya pada saat Misa Kudus dan ini tampak saat mereka memasuki Gereja, berbaris menuju tempat duduk dan bersikap tenang.

Lomba berlangsung hingga pkl 15.00 wib dan dengan tertib pula anak-anak kembali ke ruang Yohanes Paulus II. Sementara menunggu hasil juri, mereka bernyanyi dengan gembira.

Salah seorang juri lomba, bpk  FC Purwanta mengatakan “melihat segala upaya anak-anak peserta, selayaknya mendapat pujian”. Ada rasa bangga bahwa merekapun bisa bergaya lektor di Gereja sekalipun belum mewakili Paroki ke tingkat dekenat.

Tetapi jika melihat keseluruhan peserta,hanya sedikit dari anak-anak kita remaja yang tertarik untuk mengikuti lomba Kitab Suci, meskipun demikian semua peserta remaja memiliki kemampuan membaca dan penghayatan yang cukup baik.

Dan untuk peserta anak-anak, banyak diantaranya yang sudah dapat membaca dengan baik,hanya masih perlu berlatih untuk dapat menghayati.

Suasana riuh dengan gelak tawa anak-anak menyemangati panitia- sie.Kerasulan Kitab Suci untuk segera mengumumkan hasil juara lomba dan bu Sisilia sebagai MC mulai beraksi mengundang rasa penasaran.

Sebagai juara I akan mewakili Paroki Santo Barnabas untuk berlomba di tingkat Dekenat Tangerang pada hari Minggu, 17 Oktober 2010 pkl 11.00 wib di St.Maria Regina – Bintaro.

Selamat bagi seluruh peserta yang sudah mengikuti perlombaan ini dan mari kita semua memberi semangat dan doa bagi peserta yang mewakili Paroki kita untuk berlomba di Dekenat.

Tuhan Yesus menyayangi anak-anak..


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s