Rabu 12 Maret 2014


Rabu 12 Maret 2014

Pekan Prapaskah I

Bacaan I : Yun 3 : 1-10

Mazmur : Mzm 51:3-4, 18-19,

Bacaan Injil : Lukas 11:29-32

Bacaan I

1        Datanglah firman TUHAN kepada Yunusuntuk kedua kalinya, demikian:

2        “Bangunlah, pergilah ke Niniwe, kota yang besar itu, dan sampaikanlah kepadanya seruan yang Kufirmankan kepadamu .”

3        Bersiaplah Yunus, lalu pergi ke Niniwe, sesuai dengan firman Allah. Niniwe adalah sebuah kota yang mengagumkan besarnya, tiga hari perjalanan luasnya.

4  Mulailah Yunus masuk ke dalam kota itu sehari perjalanan jauhnya, lalu berseru:  “Empat puluh hari lagi, maka Niniwe akan ditunggangbalikkan.”

5  Orang Niniwe percaya kepada Allah , lalu mereka mengumumkan puasa dan mereka, baik orang dewasa maupun anak-anak, mengenakan kain kabung. 

6  Setelah sampai kabar itu kepada raja kota Niniwe, turunlah ia dari singgasananya, ditanggalkannya jubahnya, diselubungkannya kain kabung, lalu duduklah ia di abu.

7    Lalu atas perintah raja dan para pembesarnya orang memaklumkan dan mengatakan di Niniwe demikian: “Manusia dan ternak, lembu sapi dan kambing domba tidak boleh makan apa-apa, tidak boleh makan rumput dan tidak boleh minum  air.

8       Haruslah semuanya, manusia dan ternak, berselubung kain kabung dan berseru dengan keras kepada Allah serta haruslah masing-masing berbalik  dari tingkah lakunya  yang jahat dan dari kekerasan  yang dilakukannya.

9      Siapa tahu,  mungkin Allah akan berbalik dan menyesal  serta berpaling  dari murka-Nya  yang bernyala-nyala itu, sehingga kita tidak binasa.”

10 Ketika Allah melihat perbuatan mereka itu, yakni bagaimana mereka berbalik dari tingkah lakunya yang jahat, maka menyesallah  Allah karena malapetaka  yang telah dirancangkan-Nya  terhadap mereka, dan Iapun tidak jadi melakukannya .

Mazmur : Mzm 51

51-3 Kasihanilahaku , ya Allah, menurut kasih setia-Mu,  hapuskanlah  pelanggaranku  menurut rahmat-Mu  yang besar!

51-4 Bersihkanlah  aku seluruhnya dari kesalahanku, dan tahirkanlah  aku dari dosaku!

51-12 Jadikanlah hatiku  tahir , ya Allah, dan perbaharuilah batinku  dengan roh yang teguh!

51-13 Janganlah membuang aku  dari hadapan-Mu,  dan janganlah mengambil roh-Mu  yang kudus dari padaku !

51-16 Lepaskanlah  aku dari hutang darah,  ya Allah, Allah keselamatanku,  maka lidahku akan bersorak-sorai memberitakan keadilan-Mu! 

51-17 Ya Tuhan, bukalah bibirku,  supaya mulutku memberitakan puji-pujian kepada-Mu!

51-18 Sebab Engkau tidak berkenan kepada korban sembelihan;  sekiranya kupersembahkan korban bakaran, Engkau tidak menyukainya.

51-19 Korban sembelihan  kepada Allah ialah jiwa yang hancur; hati yang patah dan remuk  tidak akan Kaupandang hina, ya Allah.

Bacaan Injil : Lukas 11:29-32

29  Ketika orang banyak mengerumuni-Nya, berkatalah Yesus: “Angkatan ini adalah angkatan yang jahat. Mereka menghendaki suatu tanda,  tetapi kepada mereka tidak akan diberikan tanda selain tanda nabi Yunus. 

30     Sebab seperti Yunus menjadi tanda untuk orang-orang Niniwe, demikian pulalah Anak Manusia akan menjadi tanda untuk angkatan ini.

31    Pada waktu penghakiman, ratu dari Selatan itu akan bangkit bersama orang dari angkatan ini dan ia akan menghukum mereka. Sebab ratu ini datang dari ujung bumi untuk mendengarkan hikmat  Salomo, dan sesungguhnya yang ada di sini lebih dari pada Salomo!

32     Pada waktu penghakiman, orang-orang Niniwe akan bangkit bersama angkatan ini dan mereka akan menghukumnya. Sebab orang-orang Niniwe itu bertobat waktu mereka mendengarkan pemberitaan Yunus,  dan sesungguhnya yang ada di sini lebih dari pada Yunus!”

 Niniwe adalah ibukota Kerajaan Asyur – musuh Israel, terletak di tepi Timur sungai Tigris (Irak Utara) pad zamannya adalah sebuah kota paling perkasa di dunia. Niniwe kemudian direbut Babel dan Media. Yunus diperintahkan oleh Allah untuk menyampaikan firman Allah, Niniwe harus bertobat. Tugas sangat berat bagi Yunus, namun dilakukannya juga. Niniwe percaya dan bertobat sungguh-sungguh. Ketika Allah melihat perbuatan mereka itu, yakni bagaimana mereka berbalik dari tingkah lakunya yang jahat, maka menyesallah  Allah karena malapetaka  yang telah dirancangkan-Nya terhadap mereka, dan Iapun tidak jadi melakukannya. Dosa sebesar apapun akan diampuni Allah jika kita sungguh bertobat, kembali kepada Allah. Allah adalah Allah yang berbelas kasih. Ia ingin manusia bertobat kembali kepada-Nya dan beroleh bahagia kekal. Ia selalu mencoba mengingatkan kita agar kita bertobat.

Dalam Mazmur. seorang yang mengaku bertobat akan sungguh menyesali perbuatannya di hadapan Allah, mohon belaskasih-Nya serta diteguhkan untuk tidak mengulangi kesalahannya. Allah tidak akan memandang hina orang yang mengakui kesalahannya, hati yang hancur karena tahu telah banyak berbuat dosa. Allah membenarkan sikap tobat seperti ini, sebagaimana juga Allah membenarkan doa orang yang merasa berdosa dibanding yang memuji dirinya sendiri saleh (Luk 18:10-14).

Kehadiran Yesus Kristus, merupakan bukti nyata Allah hadir dalam sejarah manusia untuk menyelamatkan manusia, dalam sengsara wafat dan bangkit-Nya. Seperti Yunus yang diutus kepada Niniwe, tugas Yesus juga berat, Ia bahkan tahu akan ditolak bangsa-Nya sendiri hingga dibunuh, namun perintah Bapa-Nya dilaksanakan-Nya juga. Mengapa Yesus mengatakan angkatan yang jahat? Karena mereka merasa diri benar, meskipun salah. Mereka mencobai Yesus dengan meminta tanda. Padahal Yesus adalah tanda keselamatan itu sendiri. Yesus banyak menyembuhkan orang dan mengusir setan – bukti bahwa Yesus menghadirkan Kerajaan Allah di dunia, sayangnya mereka, orang yang tidak pecaya itu justru menganggap Yesus melakukan semua itu atas kuasa setan (Luk 11:14). Pada mereka ada tanda nabi Yunus. Maksudnya? Yunus diutus untuk membawa pertobatan bagi non Yahudi. Demikian pula Yesus membawa pertobatan bagi semua orang. Bahkan tidak hanya itu. Yesus lebih besar daripada Yunus. Yesus juga lebih memukau bangsa-bangsa lain dibanding Salomo yang termasyur karena bijak dan kaya itu. Mengapa? Yesus memukau bukan karena tampan atau kaya atau bijak saja, tetapi Dia lebih dalam segala hal dibanding Salomo selain itu karena Dia menebus dosa seluruh umat manusia.

Doa : Jadikanlah hatiku  tahir , ya Allah, dan perbaharuilah batinku  dengan roh yang teguh! Janganlah membuang aku  dari hadapan-Mu,  dan janganlah mengambil roh-Mu  yang kudus dari padaku ! Amin  

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s