Kamis 3 April 2014


Pekan Prapaskah IV

Kamis 3 April 2014

Bacaan I              :              Kel 32:7-14

Mazmur               :              Mzm 106

Bacaan Injil       :              Yoh 8:31-47

Bacaan I:              Kel 32:7-14

7 Berfirmanlah TUHAN kepada Musa: “Pergilah, turunlah, sebab bangsamu yang kaupimpin keluar dari tanah Mesir  telah rusak  lakunya.

8 Segera juga mereka menyimpang  dari jalan yang Kuperintahkan kepada mereka; mereka telah membuat anak lembu  tuangan,  dan kepadanya mereka sujud menyembah dan mempersembahkan korban,  sambil berkata: Hai Israel, inilah Allahmu yang telah menuntun engkau keluar dari tanah Mesir. 

9    Lagi firman TUHAN kepada Musa: “Telah Kulihat bangsa ini dan sesungguhnya mereka adalah suatu bangsa yang tegar tengkuk.

10 Oleh sebab itu biarkanlah  Aku, supaya murka-Ku bangkit terhadap mereka dan Aku akan membinasakan  mereka , tetapi engkau akan Kubuat menjadi bangsa  yang besar.”

11  Lalu Musa mencoba melunakkan  hati TUHAN , Allahnya, dengan berkata: “Mengapakah, TUHAN, murka-Mu bangkit terhadap umat-Mu, yang telah Kaubawa keluar dari tanah Mesir dengan kekuatan yang besar dan dengan tangan  yang kuat?

12    Mengapakah orang Mesir akan berkata: Dia membawa mereka keluar dengan maksud menimpakan malapetaka kepada mereka dan membunuh mereka di gunung dan membinasakannya dari muka bumi?  Berbaliklah dari murka-Mu yang bernyala-nyala itu dan menyesallah karena malapetaka  yang hendak Kaudatangkan kepada umat-Mu.

13    Ingatlah  kepada Abraham, Ishak dan Israel, hamba-hamba-Mu itu, sebab kepada mereka Engkau telah bersumpah demi diri-Mu  sendiri dengan berfirman kepada mereka: Aku akan membuat keturunanmu sebanyak bintang  di langit, dan seluruh negeri  yang telah Kujanjikan ini akan Kuberikan kepada keturunanmu, supaya dimilikinya untuk selama-lamanya.”

14   Dan menyesallah  TUHAN karena malapetaka yang dirancangkan-Nya atas umat-Nya.

Mazmur : Mzm 106 : 19-23

19  Mereka membuat anak lembu  di Horeb, dan sujud menyembah kepada patung tuangan;

20    mereka menukar Kemuliaan  mereka dengan bangunan sapi jantan yang makan rumput.

21 Mereka melupakan Allah  yang telah menyelamatkan mereka, yang telah melakukan hal-hal yang besar  di Mesir:

22 perbuatan-perbuatan ajaib di tanah Ham,  perbuatan-perbuatan  dahsyat di tepi Laut Teberau.

23 Maka Ia mengatakan hendak memusnahkan  mereka, kalau Musa, orang pilihan-Nya, tidak mengetengahi  di hadapan-Nya, untuk menyurutkan amarah-Nya, sehingga Ia tidak memusnahkan mereka.

 Bacaan Injil           :              Yoh 8:31-47

1  Maka kata-Nya kepada orang-orang Yahudi yang percaya kepada-Nya: “Jikalau kamu tetap dalam firman-Ku ,  kamu benar-benar adalah murid-Ku

2    dan kamu akan mengetahui kebenaran, dan kebenaran itu akan memerdekakan  kamu .”

3     Jawab mereka: “Kami adalah keturunan Abraham  dan tidak pernah menjadi hamba siapapun. Bagaimana Engkau dapat berkata: Kamu akan merdeka?”

4   Kata Yesus kepada mereka: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya setiap orang yang berbuat dosa , adalah hamba dosa. 

5    Dan hamba tidak tetap tinggal  dalam rumah, tetapi anak tetap tinggal dalam rumah.

6     Jadi apabila Anak itu memerdekakan  kamu, kamupun benar-benar merdeka .”

7    “Aku tahu, bahwa kamu adalah keturunan Abraham, tetapi kamu berusaha untuk membunuh Aku  karena firman-Ku tidak beroleh tempat di dalam kamu.

8     Apa yang Kulihat pada Bapa,  itulah yang Kukatakan, dan demikian juga kamu perbuat tentang apa yang kamu dengar dari bapamu. 

9     Jawab mereka kepada-Nya: “Bapa kami ialah Abraham.” Kata Yesus kepada mereka: “Jikalau sekiranya kamu anak-anak Abraham,  tentulah kamu mengerjakan pekerjaan yang dikerjakan oleh Abraham.

10 Tetapi yang kamu kerjakan ialah berusaha membunuh Aku;  Aku, seorang yang mengatakan kebenaran kepadamu, yaitu kebenaran yang Kudengar dari Allah;  pekerjaan yang demikian tidak dikerjakan oleh Abraham.

11  Kamu mengerjakan pekerjaan  bapamu sendiri.” Jawab mereka: “Kami tidak dilahirkan dari zinah. Bapa kami satu, yaitu Allah. 

12 Kata Yesus kepada mereka: “Jikalau Allah adalah Bapamu , kamu akan mengasihi Aku,  sebab Aku keluar dan datang dari Allah.  Dan Aku datang bukan atas kehendak-Ku sendiri,  melainkan Dialah yang mengutus Aku.

13  Apakah sebabnya kamu tidak mengerti bahasa-Ku? Sebab kamu tidak dapat menangkap firman-Ku.

14 Iblislah  yang menjadi bapamu dan kamu ingin melakukan keinginan-keinginan  bapamu. Ia adalah pembunuh manusia sejak semula dan tidak hidup dalam kebenaran, sebab di dalam dia tidak ada kebenaran. Apabila ia berkata dusta, ia berkata atas kehendaknya sendiri, sebab ia adalah pendusta dan bapa segala dusta.

15  Tetapi karena Aku mengatakan kebenaran  kepadamu, kamu tidak percaya kepada-Ku.

16  Siapakah di antaramu yang membuktikan bahwa Aku berbuat dosa? Apabila Aku mengatakan kebenaran, mengapakah kamu tidak percaya kepada-Ku?

17   Barangsiapa berasal dari Allah, ia mendengarkan firman Allah;  itulah sebabnya kamu tidak mendengarkannya, karena kamu tidak berasal dari Allah.”

Bacaan pertama dan mazmur berkisah mengenai bangsa yang tegar tengkuk, bangsa yang mengabaikan Allah walaupun Allah telah banyak memberikan kesejahteraan, terlebih telah memberikan kemerdekaan kepada mereka. Kita yang menjadi murid Yesus, adalah orang pilihan juga. Yesus yang memilih kita menjadi murid dan bukan kita yang memilih Yesus untuk menjadi murid. Yesus yang memilih kita menjadi pelayan. Siapa yang ingin menjadi yang terbesar, hendaklah ia menjadi yang terkecil, pelayan bagi semua. Kita juga sudah dimerdekakan dari belenggu dosa, sudah menjadi anak Allah. Namun seringkali kali kita jatuh ke dalam dosa, bahkan dosa yang sama. Tidak jarang juga kita menyembah berhala, menggunakan kekuatan gaib : supaya sukses kerja, supaya dapat jodoh, supaya kaya dlsb. Tidak jarang pula kita menjual diri demi uang dengan korupsi, banyak contoh lain berhala dalam dunia modern; dunia tidak semakin jelek, hanya saja bagaimana kita menyikapi kemajuan, demi memajukan martabat manusia atau tidak. Demikian pula dalam pelayanan, apakah pelayanan kita untuk pujian bagi diri, atau menigkatkan martabat manusia. Dalam Injil jelas sekali dikatakan, bukan karena keturunan Abraham yang menyelamatkan Yahudi, tetapi iman kepada Allah dan mengerjakan pekerjaan Allah lah yang akan menyelamatkan, hal ini karena Abraham dibenarkan karena imannya kepada Allah. Demikian pula sebagai murid Kristus, baptisan tidak menjamin akan selamat jika tidak mengerjakan perbuatan Allah Bapa, beriman harus ditunjukkan dalam perbuatan. Setiap Paskah kita mengulangi janji baptis, untuk menolak setan dan semua godaannya. Manusia rapuh, Allah tahu itu, karena itu, Ia tidak segera menghukum kita, Allah menunggu kita, anak-anak yang hilang kembali kepadaNya. Jangan remehkan belas Kasih Allah dengan mengulur-ulur waktu untuk bertobat dan menjadi pelayan bagi sesame. Kita tidak tahu kapan akhir hidup kita. Tetaplah di jalan Tuhan, hanya dengan itulah kita selamat dan penebusanNya tidak sia-sia. Kita punya contoh dari Bunda Maria, yang memuji Tuhan : Perkasalah perbuatan tanganNya, dicerai beraikanNya orang yang angkuh hatinya. Kasih sayangnya turun temurun kepada orang yang takwa.

Doa : Ya Bapa ampunilah kami, karena kami sering lupa diri, semua yang kami peroleh adalah dariMu, bukan semata-mata usaha kami. Tuntunlah kami agar selalu berada di jalanMu. Amin

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s