Kamis 24 April 2014


Bacaan I : Kis 3:11- 26

Mazmur : Mzm 8:2,5-9

Bacaan Injil : Luk 24:35-48

Bacaan I : Kis 3:11- 26

1 Karena orang itu tetap mengikuti Petrus dan Yohanes, maka seluruh orang banyak yang sangat keheranan itu datang mengerumuni mereka di serambi yang disebut Serambi Salomo.

2 Petrus melihat orang banyak itu lalu berkata: “Hai orang Israel, mengapa kamu heran tentang kejadian itu dan mengapa kamu menatap kami seolah-olah kami membuat orang ini berjalan karena kuasa atau kesalehan kami sendiri?

3 Allah Abraham, Ishak dan Yakub, Allah nenek moyang kita telah memuliakan Hamba-Nya, yaitu Yesus yang kamu serahkan dan tolak di depan Pilatus, walaupun Pilatus berpendapat, bahwa Ia harus dilepaskan.

4 Tetapi kamu telah menolak Yang Kudus dan Benar, serta menghendaki seorang pembunuh sebagai hadiahmu.

5 Demikianlah Ia, Pemimpin kepada hidup, telah kamu bunuh, tetapi Allah telah membangkitkan Dia dari antara orang mati; dan tentang hal itu kami adalah saksi.

6 Dan karena kepercayaan dalam Nama Yesus, maka Nama itu telah menguatkan orang yang kamu lihat dan kamu kenal ini; dan kepercayaan itu telah memberi kesembuhan kepada orang ini di depan kamu semua.

7 Hai saudara-saudara, aku tahu bahwa kamu telah berbuat demikian karena ketidaktahuan, sama seperti semua pemimpin kamu.

8 Tetapi dengan jalan demikian Allah telah menggenapi apa yang telah difirmankan-Nya dahulu dengan perantaraan nabi-nabi-Nya, yaitu bahwa Mesias yang diutus-Nya harus menderita.

9 Karena itu sadarlah dan bertobatlah, supaya dosamu dihapuskan,

10  agar Tuhan mendatangkan waktu kelegaan, dan mengutus Yesus, yang dari semula diuntukkan bagimu sebagai Kristus.

11 Kristus itu harus tinggal di sorga sampai waktu pemulihan segala sesuatu, seperti yang difirmankan Allah dengan perantaraan nabi-nabi-Nya yang kudus di zaman dahulu.

12 Bukankah telah dikatakan Musa: Tuhan Allah akan membangkitkan bagimu seorang nabi dari antara saudara-saudaramu, sama seperti aku: Dengarkanlah dia dalam segala sesuatu yang akan dikatakannya kepadamu.

13 Dan akan terjadi, bahwa semua orang yang tidak mendengarkan nabi itu, akan dibasmi dari umat kita.

14   Dan semua nabi yang pernah berbicara, mulai dari Samuel, dan sesudah dia, telah bernubuat tentang zaman ini.

15  Kamulah yang mewarisi nubuat-nubuat itu dan mendapat bagian dalam perjanjian yang telah diadakan Allah dengan nenek moyang kita, ketika Ia berfirman kepada Abraham: Oleh keturunanmu semua bangsa di muka bumi akan diberkati.

16 Dan bagi kamulah pertama-tama Allah membangkitkan Hamba-Nya dan mengutus-Nya kepada kamu, supaya Ia memberkati kamu dengan memimpin kamu masing-masing kembali dari segala kejahatanmu.”

 Mazmur : Mzm 8:2,5-9

2 Dari mulut bayi-bayi dan anak-anak yang menyusu telah Kauletakkan dasar kekuatan karena lawan-Mu, untuk membungkamkan musuh dan pendendam.

5 Namun Engkau telah membuatnya hampir sama seperti Allah, dan telah memahkotainya dengan kemuliaan dan hormat.

6 Engkau membuat dia berkuasa atas buatan tangan-Mu; segala-galanya telah Kauletakkan di bawah kakinya:

7  kambing domba dan lembu sapi sekalian, juga binatang-binatang di padang;

8   burung-burung di udara dan ikan-ikan di laut, dan apa yang melintasi arus lautan.

9 Ya TUHAN, Tuhan kami, betapa mulianya nama-Mu di seluruh bumi!

 Bacaan Injil : Luk 24:35-48

 35 Lalu kedua orang itupun menceriterakan apa yang terjadi di tengah jalan dan bagaimana mereka mengenal Dia pada waktu Ia memecah-mecahkan roti.

36  Dan sementara mereka bercakap-cakap tentang hal-hal itu, Yesus tiba-tiba berdiri di tengah-tengah mereka dan berkata kepada mereka: “Damai sejahtera bagi kamu!”

37 Mereka terkejut dan takut dan menyangka bahwa mereka melihat hantu.

38 Akan tetapi Ia berkata kepada mereka: “Mengapa kamu terkejut dan apa sebabnya timbul keragu-raguan di dalam hati kamu?

39 Lihatlah tangan-Ku dan kaki-Ku: Aku sendirilah ini; rabalah Aku dan lihatlah, karena hantu tidak ada daging dan tulangnya, seperti yang kamu lihat ada pada-Ku.”

40 Sambil berkata demikian, Ia memperlihatkan tangan dan kaki-Nya kepada mereka.

41  Dan ketika mereka belum percaya karena girangnya dan masih heran, berkatalah Ia kepada mereka: “Adakah padamu makanan di sini?”

42 Lalu mereka memberikan kepada-Nya sepotong ikan goreng.

43  Ia mengambilnya dan memakannya di depan mata mereka.

44   Ia berkata kepada mereka: “Inilah perkataan-Ku, yang telah Kukatakan kepadamu ketika Aku masih bersama-sama dengan kamu, yakni bahwa harus digenapi semua yang ada tertulis tentang Aku dalam kitab Taurat Musa dan kitab nabi-nabi dan kitab Mazmur.”

45 Lalu Ia membuka pikiran mereka, sehingga mereka mengerti Kitab Suci.

46  Kata-Nya kepada mereka: “Ada tertulis demikian: Mesias harus menderita dan bangkit dari antara orang mati pada hari yang ketiga,

47 dan lagi: dalam nama-Nya berita tentang pertobatan dan pengampunan dosa harus disampaikan kepada segala bangsa, mulai dari Yerusalem.

48  Kamu adalah saksi dari semuanya ini.

 Bacaan pertama kelanjutan dari bacaan kemarin, pengemis lumpuh sejak lahir disembuhkan Petrus. Sebagaimana Yesus Kristus menyembuhkan orang adalah untuk mewartakan Kerajaan Allah, mewartakan Bapa di surge, demikian pula Petrus menyembuhkan si lumpuh untuk mewartakan Kristus dan Bapa di surge. Petrus mengatakan bukan kesalehan mereka berdua yang membuat si lumpuh sembuh, tetapi karena Yesus : seorang yang mereka serahkan dan tolak didepan Pilatus- walaupun Pilatus berpendapat, bahwa Ia harus dilepaskan; Mereka menolak Yesus, Yang Kudus dan Benar, serta menghendaki seorang pembunuh sebagai hadiah;  Yesus pemimpin kepada hidup, mereka bunuh, tetapi Allah telah membangkitkan Dia dari antara orang mati; dan tentang hal itu Petrus dan Yohanes bersaksi.

Petrus adalah seorang yang tahu diri. Ia mencontoh gurunya, Yesus menyembuhkan orang untuk mewartakan Allah Bapa, Ia mengerjakan pekerjaan Allah Bapa ketika Dia hidup di dunia. Terkadang kita menemukan orang yang merasa sangat pandai dalam Kitab Suci, atau sering menyembuhkan orang, merasa bahwa semua itu terjadi karena ia saleh. Semua manusia pada dasarnya diutus untuk memuliakan Allah dengan kemampuan, talenta yang dimiliki, tetapi manusia sering menyalahgunakannya, sering menjadi takabur. Selanjutnya Petrus mengatakan dengan merujuk pada Kitab Suci semua tentang Yesus sudah dinubuatkan para nabi kudus sejak Samuel dan sesudahnya. Bahkan Musa juga sudah mengatakan untuk mendengarkan Dia dalam segala sesuatu. Lebih jauh lagi dikatakan Petrus, kedatangan mesias ini merupakan pemenuhan janji Allah kepada Abraham : melalui keturunanmulah segala bangsa di muka bumi akan diberkati. Kitapun melalui bacaan ini yang juga diambil dari Kitab Suci, diajak untuk mengingat siapa Yesus itu, Ia mesias yang menderita, wafat di salib dan bangkit, tentang ini sudah dinubuatkan oleh para nabi kudus sejak dahulu. Dalam mazmur, pemazmur memuji-muji Allah, karena mencipta manusia setara denganNya, memberi manusia kemuliaan dan hormat. Memberi manusia kuasa atas semua hewan di udara, laut dan darat serta menguasai alam raya. Seperti itulah manusia dicipta Allah, kembali kepada Allah membuat manusia kembali ke kondisi awalnya dengan demikian menang juga atas musuh Allah. Bacaan Injil kelanjutan kemarin ketika para murid dari Emaus sudah bertemu dengan Yesus dan menceritkannya kepada para murid lainnya, Yesus menampakkan Diri kepada mereka. Lagi-lagi mereka tidak mengenal Yesus Kristus. Kisah-kisah penampakan diri Yesus kepada para murid setelah kebangkitanNya selalu diawali dengan tidak kenalnya para murid dengan Yesus. Tampaknya tubuh mulia Yesus yang bangkit memang tidak mudah dikenali. Kita saja jika lama tidak berjumpa dengan seseorng, juga tidak mudah mengenali, apalagi ini Yesus yang bangkit. Bisa jadi juga karena para murid juga masih kebingungan, galau pemimpinnya yang punya kuasa dalam tindakan dan wibawa dalam perkataan tidak ada lagi diantara mereka. Mereka segera mengenal Yesus Kristus ketika Ia mengenalkan diriNya. Kepada Maria Magdalena Ia menyapa namaNya, kepada dua murid di Emaus Ia memecah-mecah roti, kali ini Ia memperkenalkan diri dengan memperlihatkan luka bekas paku dan tombak bisa diraba, bukan hantu karena memiliki daging dan tulang. Sebelum itu Ia menyapa mereka : Damai sejahtera bagi kamu. Yesus lalu memakan ikan goreng. Yesus sungguh hidup! Bukan arwah gentayangan! Bukan cerita rekayasa! Ia lalu mengingatkan mereka SabdaNya kepada mereka, yakni bahwa harus digenapi semua yang ada tertulis tentang Dia dalam kitab Taurat Musa dan kitab nabi-nabi dan kitab Mazmur. Ia juga membuka pikiran mereka sehingga mereka mengerti Kitab Suci : mengenai mesias yang harus menderita dan bangkit dari antara orang mati pada hari yang ketiga, dalam nama-Nya berita tentang pertobatan dan pengampunan dosa harus disampaikan kepada segala bangsa, mulai dari Yerusalem. Mereka adalah saksi dari semuanya ini. Yesus mengatakan Damai sejahtera, karena paskah kebangkitan Tuhan membawa kedamaian, sebuah babak baru, sebuah transformasi hidup, tidak hanya dulu, tetapi sekarang dan selamanya, bahkan setiap saat. Allah membuat perubahan pada diri manusia setiap saat tanpa kita sadar, tentu jika manusia tidak menolakNya. Yesus menjelaskan isi Kitab Suci, kita diingatkan untuk setia membaca Kitab Suci, mempelajarinya, mencari pesannya supaya mampu berdoa berdasar Kitab Suci, mempraktekan pesan dalam hidup sehari-hari. Semua perlu  proses tanpa henti, seperti para murid juga berproses. Para murid juga diubah dari pengenalan akan mesias masa lalu, menjadi pandangan mesias yang dikehendaki Allah. Mereka yang disentuh Yesus menjadi pelayan-pelayanNya, bukanlah manusia tanpa cacat. Dia yang menyempurnakan kita agar seperti Dia sendiri. Semua berubah ketika merasakan kasih Yesus. Para murid setia menjadi saksi Yesus yang bangkit pembawa damai sejahtera.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s