Pekan Paskah II


Pekan Paskah II

Senin 28 April 2014

Bacaan I              : Kis 4:23-31

Mazmur               : 2:1-3, 4-9

Bacaan Injil         : Yoh 3:1-8

Bacaan I : Kis 4:23-31

23     Sesudah dilepaskan pergilah Petrus dan Yohanes kepada teman-teman mereka, lalu mereka menceriterakan segala sesuatu yang dikatakan imam-imam kepala dan tua-tua kepada mereka.

24   Ketika teman-teman mereka mendengar hal itu, berserulah mereka bersama-sama kepada Allah, katanya: “Ya Tuhan, Engkaulah yang menjadikan langit dan bumi, laut dan segala isinya.

25  Dan oleh Roh Kudus dengan perantaraan hamba-Mu Daud, bapa kami, Engkau telah berfirman: Mengapa rusuh bangsa-bangsa, mengapa suku-suku bangsa mereka-reka perkara yang sia-sia?

26  Raja-raja dunia bersiap-siap dan para pembesar berkumpul untuk melawan Tuhan dan Yang Diurapi-Nya.

27   Sebab sesungguhnya telah berkumpul di dalam kota ini Herodes dan Pontius Pilatus beserta bangsa-bangsa dan suku-suku bangsa Israel melawan Yesus, Hamba-Mu yang kudus, yang Engkau urapi,

28   untuk melaksanakan segala sesuatu yang telah Engkau tentukan dari semula oleh kuasa dan kehendak-Mu.

29  Dan sekarang, ya Tuhan, lihatlah bagaimana mereka mengancam kami dan berikanlah kepada hamba-hamba-Mu keberanian untuk memberitakan firman-Mu.

30   Ulurkanlah tangan-Mu untuk menyembuhkan orang, dan adakanlah tanda-tanda dan mujizat-mujizat oleh nama Yesus, Hamba-Mu yang kudus.”

31  Dan ketika mereka sedang berdoa, goyanglah tempat mereka berkumpul itu dan mereka semua penuh dengan Roh Kudus, lalu mereka memberitakan firman Allah dengan berani.

 Mazmur               : Mzm 2:1-9

1   Mengapa rusuh bangsa-bangsa, mengapa suku-suku bangsa mereka-reka perkara yang sia-sia?

2  Raja-raja dunia bersiap-siap dan para pembesar bermufakat bersama-sama melawan TUHAN dan yang diurapi-Nya:

3 “Marilah kita memutuskan belenggu-belenggu mereka dan membuang tali-tali mereka dari pada kita!”

4 Dia, yang bersemayam di sorga, tertawa; Tuhan mengolok-olok mereka.

5    Maka berkatalah Ia kepada mereka dalam murka-Nya dan mengejutkan mereka dalam kehangatan amarah-Nya:

6  “Akulah yang telah melantik raja-Ku di Sion, gunung-Ku yang kudus!”

7 Aku mau menceritakan tentang ketetapan TUHAN; Ia berkata kepadaku: “Anak-Ku engkau! Engkau telah Kuperanakkan pada hari ini.

8  Mintalah kepada-Ku, maka bangsa-bangsa akan Kuberikan kepadamu menjadi milik pusakamu, dan ujung bumi menjadi kepunyaanmu.

9 Engkau akan meremukkan mereka dengan gada besi, memecahkan mereka seperti tembikar tukang periuk.”

Bacaan Injil : Yoh 3:1-8

1 Adalah seorang Farisi yang bernama Nikodemus, seorang pemimpin agama Yahudi.

2 Ia datang pada waktu malam kepada Yesus dan berkata: “Rabi, kami tahu, bahwa Engkau datang sebagai guru yang diutus Allah; sebab tidak ada seorangpun yang dapat mengadakan tanda-tanda yang Engkau adakan itu, jika Allah tidak menyertainya.”

3 Yesus menjawab, kata-Nya: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika seorang tidak dilahirkan kembali, ia tidak dapat melihat Kerajaan Allah.”

4 Kata Nikodemus kepada-Nya: “Bagaimanakah mungkin seorang dilahirkan, kalau ia sudah tua? Dapatkah ia masuk kembali ke dalam rahim ibunya dan dilahirkan lagi?”

5  Jawab Yesus: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika seorang tidak dilahirkan dari air dan Roh, ia tidak dapat masuk ke dalam Kerajaan Allah.

6  Apa yang dilahirkan dari daging, adalah daging, dan apa yang dilahirkan dari Roh, adalah roh.

7 Janganlah engkau heran, karena Aku berkata kepadamu: Kamu harus dilahirkan kembali.

8 Angin bertiup ke mana ia mau, dan engkau mendengar bunyinya, tetapi engkau tidak tahu dari mana ia datang atau ke mana ia pergi. Demikianlah halnya dengan tiap-tiap orang yang lahir dari Roh.”

Bacaan pertama masih kelanjutan kisah kesembuhan si pengemis lumpuh. Setelah Petrus dan Yohanes sempat ditahan dan disidang dan Petrus membela diri dengan member kesaksian, penyembuhan yang dilakukan nya atas nama Yesus Kristus yang bangkit-yang sebelumnya telah dijatuhi hukuman mati dengan disalib dan bahwa Petrus dan Yohanes ditangkap karena berbuat kebajikan, mereka berdua dibebaskan. Petrus dan Yohanes menemui teman-teman mereka dan menceritakanapa yang terjadi. Sebelum ditahan, pewartaan Petrus dan Yohanes membuat banyak orang yang menjadi percaya, jumlah mereka menjadi kira-kira lima ribu orang laki-laki (lihat bacaan pertama Jumat Kis 4:1-12). Teman-teman Petrus dan Yohanes berseru memohon kepada Allah agar mereka dilindungi dan agar Tuhan menyembuhkan orang, dan mengadakan tanda-tanda dan mujizat-mujizat oleh nama Yesus, Hamba-Nya yang kudus. Apa yang mereka lakukan patut kita contoh. Mereka yang sangat terdesak karena dianggap mewartakan kesesatan-padahal mewartakan kebenaran, terdesak oleh Herodes dan Pontius Pilatus beserta bangsa-bangsa dan suku-suku bangsa Israel yang melawan Yesus, tidak mendoakan agar mereka yang jahat itu celaka. Mereka mohon perlindungan Allah dan mohon agar Allah mengulurkan tangan (melalui mereka) untuk menyembuhkan orang sakit dan mujizat dalam nama Yesus. Mereka mohon keberanian untuk tetap mewartakan Yesus. Allah mengabulkan permohonan mereka dengan mengirim Roh Kudus, mereka semua dipenuhi Roh Kudus. Pembaptisan sudah membuat kita memperoleh Roh Kudus tanda bahwa kita sudah dilahirkan kembali menjadi manusia baru dalam Kristus Yesus. Kita telah mati dalam dosa dan bangkit bersama Kristus. Kita sudah beroleh keselamatan, dibebaskan dari maut dan dosa. Namun sebagai manusia seringkali kita jatuh lagi, Allah mengetahui ini dan menunggu kita kembali kepadaNya untuk hidup bahagia bersamaNya. Melalui Sakramen Krisma, Roh Kudus diteguhkan kembali, kita diminta agar beriman secara lebih dewasa, lebih tangguh, lebih tahan uji. Setiap Sabtu Suci kita yang sudah dibaptis memperbaharui janji baptis kita. Janji untuk menjauhkan diri dari segala kejahatan dan hiburan tidak sehat. Dengan menjadi contoh yang baik, kita sudah mewartakan Kristus yang kita imani. Dalam Injil Yesus mengatakan kepada Nikodemus, apa yang dilahirkan dari daging adalah daging dan yang dilahirkan dari Roh adalah roh, seseorang tidak dapat masuk dalam Kerajaan Allah jika tidak dilahirkan dari Roh. Pembapatisan, kelahiran kembali dalam Roh memungkinkan kita mengenal Allah karena Roh Allah bersemayam dalam diri kita. Roh Allah menyatukan kita dengan Allah, memungkinkan manusia untuk berdoa, memungkinkan mengetahui mana saja tindakan baik dan jahat. Saat berdoa, kita bersatu dengan Allah, kita mencicipi kehidupan kekal, mencicipi Kerajaan Allah, yaitu saat kita merasakan kedamaian saat berdoa. Kedamaian inilah yang dimaksud Yesus damai sejahtera-sebuah kedamaian yang dalam kehidupan sehari-hari menyangkut relasi dengan Allah, sesama, diri sendiri dan alam. Kejahatan melawan Allah, karena itu sudah dengan sendirinya tidak bersama Allah, damai sejahtera tidak terjadi dalam dirinya. Bersama Allah ada Kehidupan Kekal, tidak bersama Allah, kematian kekal. Doa para murid menginspirasi kita untuk berdoa selalu mohon perlindunganNya dan agar Yesus tetap melakukan mujizat dan tanda-tanda supaya makin banyak manusia yang diselamatkan. Para murid tidak berdoa mengutuki yang jahat kepada mereka. Allahpun segera mengabulkan permohonan mereka. Yesus ketika dipaku di salib juga mendoakan para pelaku supaya diampuni BapaNya.Seorang yang sungguh mengandalkan Roh Allah, akan sungguh mengandalkanNya dalam hidupNya, apapun yang terjadi dalam hidupnya di dunia akan dilihatnya sebagai rancangan Allah bagi diriNya, tetap disyukuri. manusia boleh saja punya rencana hidup indah kaya raya seumur hidupnya, atau sehat selalu sampai akhir hayat, tapi Allah bisa menentukan lain,  karena Allah mementingkan kehidupan setelah kematian duniawi-bahagia abadi bersamaNya. Itulah yang dimaksud “angin bertiup ke mana ia mau, dan engkau mendengar bunyinya, tetapi engkau tidak tahu dari mana ia datang atau ke mana ia pergi. Demikianlah halnya dengan tiap-tiap orang yang lahir dari Roh”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s